Mirror 2 Mirror

Mengkritik itu mudah… yang sulit itu mencari solusi yang tepat..dan melaksanakannya…

Di dunia ini orang yang jago kritik itu tidak susah dicari ketimbang orang yang jago mencari solusi dan orang yang jago melaksanakan solusi tersebut…

Manusia itu sering sekali melihat suatu permasalahan..terutama permasalahan pribadi orang lain, memandangnya hanya sebelah mata saja…

Sebagai orang ketiga…memangnya sejauh apa yang bisa ia ketahui? apalagi masalah pribadi orang…tentu tidak keseluruhan riwayat/kronologis kisahnya akan ia umbar kepada orang lain…namanya juga masalah pribadi…tentu ada rasa enggan untuk membuka diri dan menceritakannya lengkap kepada orang lain…

Seandainya sudah diceritakan kronologis masalahnya pun…sebagai orang ketiga, anda juga tidak bisa langsung merasa sok tahu keseluruhan masalah yang sebenarnya dihadapi oleh sang tokoh utama…anda harus benar-benar mengetahui bagaimana kisah keseluruhan riwayat hidupnya…sebab semua itu bisa saling berkaitan..

Misalnya…kenapa ada seseorang yang begitu tidak percaya diri terhadap apa yang ada pada dirinya sendiri, padahal sebetulnya ia adalah seseorang yang diidamkan oleh begitu banyak orang? anda tidak bisa dengan mudahnya hanya ‘menyepet’ dia dengan kata-kata sinis atau menyepelekan  kelemahan dia itu hanya karena anda merasa kesal dan berpikir “seperti anak kecil aja sih!? masa sudah sebesar itu dan seumur segitu masih minder aja terus!? cemen banget deh!”

Apakah anda tahu bagaimana selama ini dia dibesarkan dan diperlakukan oleh keluarganya atau orang-orang di sekitarnya? mungkin saja ia dibesarkan dengan kata-kata makian yang tidak membangun mentalnya…atau ia lebih sering dihina dan diejek oleh orang-orang di sekitarnya entah itu karena mereka sirik atau iseng saja…apakah anda menyadari atau mengetahui hal tersebut? tentu saja yang paling tahu keseluruhan hidup seseorang itu hanyalah ia sendiri…karena dialah yang mengalami dan merasakannya…

Setelah anda tahu pun…mungkin anda masih bisa menyepelekan dengan berpikir “ah, cuma gitu doang…lebay ah!” ya…manusia itu bisa merasa hebat dan menyepelekan hal-hal di sekitarnya…karena dia BELUM MENGALAMINYA SENDIRI…

Cobalah sekali-kali anda berkaca dan merenungi bagaimana diri anda selama ini..untuk introspeksi diri…lalu, sebelum anda menilai orang lain sembarangan, cobalah anda bayangkan, bagaimana jika diri anda berada di posisi orang tersebut…apa yang anda rasakan dan akan anda lakukan…rasakanlah bagaimana perasaan yang dirasakan orang tersebut…

Janganlah sombong, sok kritis, apalagi menuduh sembarangan kepada orang lain…karena anda TIDAK MENGALAMI YANG SAMA PERSIS seperti kisah dalam KESELURUHAN HIDUP orang tersebut…janganlah memandang orang lain dengan ‘sebelah mata’ saja…sebab ketika anda merasa anda mengetahui benar seseorang itu seperti apa, bisa jadi..pada saat itulah sebenarnya anda hanya mengetahui sebagian saja atau bahkan sebetulnya anda tidak tahu apa-apa bagaimana sebenarnya orang itu…

Semoga tulisan ini bisa menjadi feedback/introspeksi diri bagi anda semua yang membaca post ini…May God bless us all… :3

PS: maaf untuk post kali ini belum ada foto untuk menghias postingan yang cocok karena saya belum sempat hunting foto yang menarik lagi… >.<;; nanti kalau saya sudah menemukan foto yang cocok, akan saya update kembali…😀

Pos ini dipublikasikan di Life dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s